Suatu hari ada seorang pemuda yang sedang resah dan gelisah karena sampai saat ini dia belum mendapatkan pekerjaan yang layak. Padahal dia telah hampir 1 tahun yang lalu mendapatkan gelar sarjananya. Saat itu dia ingin ke rumah salah satu dosennya dulu sewaktu di bangku kuliah. Sesampainya di rumah dosen tersebut dia menceritakan semua keluh kesahnya.
Dosen tersebut berkata “Kamu belum punya keinginan dan motivasi yang kuat untuk meraih kesuksesan “.
Pemuda itu lantas bertanya “Bagaimana saya bisa mendapat keinginan dan motivasi itu? “.
Lalu dosen tersebut mengambil ember berisi air, dia menyuruh pemuda tersebut untuk melihat air di dalam ember itu. Tanpa diduga dosen tersebut menekan kepala pemuda itu ke dalam ember berisi air.Detik-detik pertama, pemuda tersebut hanya terdiam. Lama kelamaan pemuda itu mencoba pelan-pelan untuk mengeluarkan kepalanya dari air. Setelah dia merasa sesak nafas akhirnya dia mulai mencoba dengan begitu kerasnya agar bisa keluar dari ember berisi air tersebut. Dosen itupun lalu melepaskan pemuda itu.
Dengan penuh amarah pemuda itu berkata “ Bapak ingin membunuh saya? Apa-apaan ini, Pak! Apa maksudnya?“ .
Sambil tersenyum dosen itu menjawab “Tidakkah kamu mendapat hikmah dari apa yang saya lakukan tadi?“
Dengan muka yang masih marah pemuda itu menjawab “Sama sekali tidak! Yang saya dapat hanya sesak nafas dan lelah mencoba untuk keluar dari ember berisi air tadi“
Sang dosen kembali tersenyum dan menjawab “Sesungguhnya kamu telah mendapat banyak pelajaran dari apa yang saya lakukan tadi. Pada saat kepala kamu masuk ember, detik-detik pertama kamu hanya diam dan selanjutnya hanya berusaha dengan pelan-pelan untuk keluar dari ember itu. Karena saat itu motivasi kamu untuk keluar dari ember hanya sedikit. Namun saat kamu mulai sesak nafas, kamu mulai berusaha dengan begitu keras untuk bisa keluar dari ember tersebut. Rasa sesak yang kamu alami mebawa motivasi yang besar untuk keluar dari ember itu sehingga kamu berusaha begitu keras.”Selama ini kita memiliki motivasi dan keinginan hanya sekedar motivasi dan keinginan yang sesaat dan secara tiba-tiba saja. Padahal untuk sukses modal awal yang kita butuhkan adalah keinginan dan motivasi. Ketika kamu mempunyai keinginan untuk sukses dan mampu menjaga motivasi untuk mengejar keinginna tersebut maka tak seorangpun akan bisa menghalangi jalanmu untuk mencapai keinginan itu.“
Mendengar pemaparan dosen itu, pemuda tersebut sejenak terdiam dan kaget. Setelah itu menjabat tangan dosennya dan berkata “ Terimakasih atas ilmu yang Bapak berikan. Bapak telah membuat saya lebih bersemangat untuk mengejar keinginan saya “.
Itulah sedikit cerita yang semoga bisa menjadi motivasi dan inspirasi buat kita semua. Point penting yang bisa kita ambil dari cerita di atas adalah terkadang kita tidak mempunyai keinginan yang cukup sebagai motivasi untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan. Kita enggan untuk mempunyai keinginan yang besar karena takut tidak bisa meraihnya sehingga kehidupan kita hanya diisi oleh keinginan-keinginan yang kecil dan biasa-biasa saja. Padahal keinginan adalah modal awal untuk meraih kesuksesan. Selain itu ternyata keinginan saja tidak cukup. Kita masih membutuhkan motivasi untuk bisa mencapai keinginan itu. Dengan adanya motivasi maka kita akan senantiasa selalu bekerja keras untuk mecapai keinginan kita dan kita tidak akan mudah menyerah. Jadi ingatlah bahwa “Keinginan adalah modal awal untuk meraih kesuksesan dan motivasi akan menjadi motor penggerak agar kita dapat terus bergerak guna mencapai keinginan kita tersebut “.


0 komentar:
Posting Komentar